Home » Bola Indonesia » Unik! Seto Nurdiantoro Satu-satunya Pelatih Lokal di Semifinal Piala Presiden 2022

Unik! Seto Nurdiantoro Satu-satunya Pelatih Lokal di Semifinal Piala Presiden 2022

“Semuanya pelatih asing, kecuali PSS. Semuanya juara grup, kecuali PSS.”

daftar mpocash

Viking NewsPiala Presiden 2022 memasuki fase akhir. Empat klub akan bertanding di semifinal dengan sistem kandang-tandang. PSS Sleman wajah Borneo FC dan PSIS Semarang bertemu Arema FC. Uniknya, tiga dari empat tim yang tampil mempekerjakan pelatih asing.

Diselenggarakan sejak 11 Juni 2022, Piala Presiden 2022 tinggal dua langkah lagi untuk mencapai final. Tiga juara grup, PSIS Semarang (Grup A), Borneo FC (Grup B), Arema FC (Grup D); dan satu runner-up, PSS Sleman (Grup A), akan memperebutkan piala yang terbuat dari kayu karya seniman Bali, Ida Bagus Lasem.

Babak empat besar akan digelar Rabu (7/7/2022) dengan PSIS Semarang dan PSS Sleman menjadi tuan rumah leg pertama. Kemudian, Arema FC dan Borneo FC menggelar leg kedua, Senin (11/7/2022).

Uniknya, kecuali PSS Sleman, seluruh peserta semifinal menggunakan pelatih asing. Mereka Sergio Alexander (Brasil) di PSIS Semarang. Kemudian, Eduardo Almeida (Portugal) di Arema FC dan Milomir Seslija (Bosnia-Herzegovina) di Borneo FC.

Artinya, hanya PSS Sleman yang percaya dengan talenta pelatih lokal. Super Elang Jawa mempekerjakan Seto Nurdiantoro. Padahal, dia berasal dari Kalasan, Kabupaten Sleman.

Bagi Elang Super Jawa, Seto Nurdiantoro bukanlah nama asing. Mantan pemain Pelita Jaya di era awal Liga Indonesia itu darah hijau. Karier sepak bola Seto Nurdiantoro dimulai dari PSS Sleman. Dia telah lama membela Java Super Eagle, selain itu PSIM Yogyakarta.

10 Pesepakbola Terkenal WAG dengan Beragam Selera Fashion dan Gaya

Setelah pensiun, Seto Nurdiantoro juga berhasil menjadi pelatih PSS Sleman. Dia adalah arsitek saat ini Prajurit Sembada promosi ke Liga 1 2019 sebagai Juara Liga 2 2018.

Simak :   Jadwal Pertandingan Piala Presiden 2022 Hari Ini

Setelah melatih PSIM Yogyakarta sebelum dan selama pandemi Covid-19, arsitek kelahiran 14 April 1974 itu kembali ke Stadion Maguwoharjo. Hasilnya langsung terlihat di Piala Presiden 2022. Meski merupakan ajang pramusim dan mengandalkan mayoritas pemain lokal, Seto Nurdiantoro mampu membuat PSS Sleman perkasa.

Statistik menunjukkan, Super Eagle Jawa mengawali fase grup dengan hasil imbang 0-0 melawan Persia Solo. Lalu, pukul Persita Tengerang 2-0, kalah 2-5 dan menang 1-0 atas Tuhan Bersatu.

Performa Seto Nurdiantoro PSS Sleman berlanjut di perempat final. Tampil melawan tim bertabur bintang, Persib Bandung, Super Elang Jawa tidak hanya bermain-main. Mereka mampu mendikte lapangan dengan penguasaan bola. PSS Sleman sempat unggul 1-0 lewat Boaz Solossa sebelum menyamakan penalti Marc Kloko.

PSS Sleman akhirnya lolos ke semifinal setelah memenangi adu penalti. Empat algojo Super Elang Jawa berhasil. Sementara itu, dua penendang Maung Bandung tidak menemui sasaran.

“Saya pikir ini salah satu kekuatan Tuhan untuk PSS. Kami diberikan kualifikasi ke semifinal. Bisa jadi mereka (Persib) kehilangan beberapa pemain. Namun, hal yang sama terjadi pada kami (PSS). Semoga (pertandingan) ini bisa membuat kita lebih dewasa,” kata Seto Nurdiantoro, di situs resmi PSS Sleman.

Kini, patut ditunggu aksi Seto Nurdiantoro dan PSS Sleman selanjutnya. Dengan waktu pemulihan yang singkat, Borneo FC sudah di depan mata. Laga pertama di kandang, harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menuai kemenangan. Jika berhasil, leg kedua di Stadion Segiri, Samarinda, akan lebih mudah.

Simak :   Pemain Laos Positif Covid-19, Pertandingan di Grup B Terancam Kekacauan

“Meskipun waktu pemulihannya singkat dan sangat melelahkan, para pemain terus berjuang untuk memenangkan pertandingan,” pungkas pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2000 itu.

(andri ananto/kamu)

Leave a Comment