Home » Bola Indonesia » Timnas Basket Indonesia Punya Tugas Lain Usai Emas SEA Games 2021, Apa Itu?

Timnas Basket Indonesia Punya Tugas Lain Usai Emas SEA Games 2021, Apa Itu?

“Momentum yang didapat harus terus berlanjut. Semoga berhasil!”

daftar mpocash

Viking News – Prestasi yang membanggakan tim basket nasional indonesia dengan menyambar Medali emas SEA Games untuk pertama kalinya diharapkan dapat berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi. terdekat, Piala Asia FIBA ​​2022.

Piala Asia FIBA adalah kejuaraan bola basket paling bergengsi di benua itu. Turnamen ini diselenggarakan oleh FIBA Asia, dan awalnya berlangsung pada 3-15 Agustus 2021 di Jakarta. Namun karena Olimpiade 2020 dimundurkan ke 2021 akibat Covid-19, Piala Asia FIBA ​​terpaksa mengalah dengan pindah ke 2022.

Rencananya, Piala Asia FIBA ​​tahun ini akan digelar pada 12-24 Juli 2022 di Jakarta Istora Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen untuk kedua kalinya setelah 1993. Indonesia berada di Grup A bersama Australia, Arab Saudi, dan Yordania.

Indonesia akan memasuki turnamen dengan percaya diri setelah mengalahkan Filipina dan meraih medali emas SEA Games 2021. Ini emas pertama Indonesia sejak basket digelar di Jakarta SEA Games pada tahun 1977.

Menurut Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi |Target skuad Merah Putih adalah babak delapan besar Piala Asia FIBA ​​2022. Jika itu tercapai, Andakara Prastawa Dhyaksa dkk akan mendapatkan tiket ke Piala Dunia FIBA ​​2023. Meski acara akan digelar di Filipina, Jepang, dan Indonesia, pasukan Garuda tidak mendapatkan tiket masuk otomatis. Berbeda dengan Filipina dan Jepang.

“Sejak awal, Perbasi menjadikan FIBA ​​​​Asian Cup sebagai target utama mereka. Sementara SEA Games adalah target perantara untuk uji coba. Dan, terbukti kami di sini (Vietnam) mendapat emas (medali),” kata Nirmala, dilansir Antaranews.

10 Foto Carli Lloyd, Pesepakbola Wanita AS yang Hattrick di Final Piala Dunia 2015

Simak :   Peringkat 5 Pelatih Tertua di Liga Premier

Nirmala mengatakan timnas bola basket dibangun sejak Indonesia ditetapkan menjadi salah satu dari tiga tuan rumah Piala Dunia FIBA, sekitar dua tahun lalu. Dan, Perbasi menyadari, mendapatkan tiket kompetisi elite basket itu tidak mudah, sehingga target beralih ke Piala Asia FIBA.

“Kami tidak berani mengincar emas (FIBA Asia Cup). Itu karena ada China dan negara kuat lainnya. Tapi, untuk delapan besar, cukup realistis,” kata Nirmala.

Salah satu upaya Perbasi untuk memperkuat tim nasional adalah dengan mengoptimalkan talenta lokal dan merekrut pemain naturalisasi dan turun temurun. Saat ini, Indonesia memiliki beberapa “pemain asing”. Mereka termasuk Brandon Jawato, Derrick Xzavierro, Dame Diagnehari Marques Bolden.

“Tidak hanya di beregu putra, tetapi juga di beregu putri. Yang kuliah di luar negeri untuk SEA Games semua dipanggil,” pungkasnya.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Leave a Comment