Home Β» Bola Indonesia Β» Mengapa klub merahasiakan jumlah transfer? Ini jawabannya

Mengapa klub merahasiakan jumlah transfer? Ini jawabannya

“Alasan yang cukup masuk akal.”

daftar mpocash

Viking News – Setiap jendela transfer dibuka, uang triliunan rupiah berpindah tangan antar klub besar di Eropa untuk pembelian pemain bintang. Besarnya nominal harga yang dibutuhkan untuk membeli pemain dan juga drama yang terjadi seringkali menjadi topik perbincangan hangat di kalangan masyarakat penggemar.

Salah satunya, di transfer pemain beberapa klub sering merahasiakannya transfer nominal yang sebenarnya. Lalu, pertanyaannya, apa alasan klub merahasiakan nominal transfer tersebut?

Ketika ada transfer dalam sepak bola, dan terutama untuk nama-nama pemain bintang, hal pertama yang ingin diketahui setiap penggemar adalah jumlah uang yang terlibat dalam kepindahan itu. Namun, seringkali biayanya ‘diungkapkan’.

Seperti pada tahun 2013, situs web Liga Primer telah menerbitkan bahwa hanya lima dari 115 transfer permanen (tidak termasuk transfer gratis) yang diungkapkan dengan angka resmi. Artinya, sebanyak 110 transfer pemain musim itu nilai nominalnya dirahasiakan.

Apa yang dimaksud dengan ‘biaya yang tidak diungkapkan’ dalam transfer sepak bola?

Ketika ada transfer permanen seorang pemain dari satu klub ke klub lain, dan ada biaya yang terlibat dalam memicu perpindahan, biasanya ‘biaya yang tidak diungkapkan’ adalah ketika kedua belah pihak (penjual dan pembeli klub) setuju bahwa biaya tersebut tidak boleh diungkapkan kepada publik. .

10 Foto Merayakan Gelar Eropa Pertama untuk AS Roma

Terkadang, kesepakatan nominal transfer resmi dirahasiakan atas permintaan pemain atau agennya sehingga biaya transfer tidak diketahui semua orang.

Simak :   Jelang Timnas Yordania, Skuad Garuda mendapat porsi latihan keras

Sementara kenapa klub ‘menjaga nominal’ transfernya?

Ketika salah satu klub, baik sebagai pembeli atau penjual yang terlibat dalam transfer, tidak ingin mengungkapkan berapa banyak yang telah mereka bayarkan/terima untuk seorang pemain. Dengan demikian, ini dapat didefinisikan sebagai ‘jumlah transfer yang diungkapkan’.

Situasi lain yang mungkin muncul adalah ketika pemain itu sendiri (atau agennya) tidak ingin biaya transfer diungkapkan.

Alasan lain, mungkin beberapa klub tidak suka mengungkapkan perasaan mereka bahwa mereka dipaksa untuk membayar barang berharga mereka, yang pada gilirannya dapat mengundang kemarahan para penggemar karena membayar terlalu banyak. Atau, mungkin jika klub penjual menerima kurang dari apa yang mereka bayarkan atau harapkan untuk pemain.

Ada juga alasan lain, seperti komplikasi dengan klausul tambahan, insentif, add-on, harga jual, pembayaran bertahap, bonus, dan banyak faktor lain yang merahasiakan nominal transfer.

Lalu, apa manfaat ‘jumlah transfer yang diungkapkan’ dalam sepakbola?

Ada berbagai keuntungan yang bisa diperoleh dari adanya ‘transfer nominal yang diungkapkan’. Hal ini didasarkan pada pandangan masing-masing pihak yang terlibat dalam transfer pemain.

Pertama, seorang pemain mungkin ingin dilindungi dari tekanan untuk tampil lebih bebas, tidak terikat dengan label transfer yang mahal.

Sementara dari sudut pandang klub pembeli, jika mereka biasanya membuang-buang uang untuk pembelian, mereka mungkin tidak nyaman dengan angka tersebut karena hal itu dapat meningkatkan harga permintaan klub penjual di masa depan.

Dalam perlombaan untuk merekrut pemain, klub pembeli juga dapat membayar lebih dari apa yang awalnya dianggap wajar, dan ini sering terjadi sehingga klub mencoba untuk menutup kesepakatan.

(atmaja wijaya/yul)

Leave a Comment