Home » Bola Indonesia » Layak Ditonton, 4 Dark Horses Premier League 2022/2023

Layak Ditonton, 4 Dark Horses Premier League 2022/2023

“Tidak sabar untuk melihat apa yang terjadi pada klub Sultan.”

daftar mpocash

Viking News – Liga Premier selalu memiliki kejutan untuk penggemar setiap musim. Pada musim 2015/2016, Leicester City menjadi juara Liga Inggris setelah hampir terdegradasi pada musim sebelumnya.

Pada 2019/2020, Sheffield United yang baru dipromosikan menempati urutan kesembilan. Pada tahun 2021, Leicester keluar dari empat besar pada hari terakhir.

Musim lalu, West Ham United adalah tim yang terus-menerus mengancam untuk masuk ke ‘6 Besar’. The Hammers mengalahkan Liverpool, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan kalah tipis dari Manchester United. Performa ini membuat mereka finis ketujuh, terpaut dua poin dari Manchester United.

Dengan musim baru yang semakin dekat, ini adalah kesempatan lain bagi tim di luar enam besar untuk melampaui ekspektasi dan mengungguli klub lainnya.

Berikut adalah kemungkinan “Kuda Hitam” untuk musim Liga Premier yang baru.

# 1 West Ham United

The Hammers telah bangkit kembali di bawah David Moyes dalam beberapa musim terakhir. Dia membimbing tim London ke kualifikasi Liga Europa 2020-21 dan melihat mereka finis di tujuh besar untuk musim kedua berturut-turut musim lalu.

10 Pesepakbola Terkenal WAG dengan Beragam Selera Fashion dan Gaya

10 Pesepakbola Terkenal WAG dengan Beragam Selera Fashion dan Gaya

Klub London melakukan pekerjaan yang baik dengan mempertahankan pemain seperti Declan Rice dan Jarrod Bowen, yang penting bagi skuad mereka musim lalu.

Dengan para pemain ini dan beberapa tambahan, mereka dapat menghadapi tantangan yang lebih kuat untuk kualifikasi Liga Champions.

Moyes mengandalkan formasi 4-2-3-1, dengan pemain andalan seperti Bowen dan Michail Antonio. Duo lini tengah mereka, Rice dan Tomas Soucek, formasinya berjalan dengan baik.

Mereka juga memanfaatkan bola mati, dengan The Hammers mencetak 14 gol dari bola mati musim lalu.
Kedatangan Gianluca Scamacca dan Bayef Aguard ke dalam tim membuat mereka semakin tangguh.

Simak :   Mesut Ozil Putus Kontrak, RANS Nusantara Atau Bali United Dibuka Peluangnya

#2 Leicester City

Musim lalu, Leicester gagal mereproduksi bentuk kualitas yang mereka tunjukkan di masa lalu. The Foxes finis di urutan kedelapan dan kalah di semifinal UEFA Conference League dari AS Roma.

Bagian dari apa yang menghambat Leicester musim lalu adalah tidak adanya pemain kunci dengan Wesley Fofana, Jamie Vardy dan Wilfried Ndidi semuanya kehilangan kontak. Selain itu, James Maddison dan Youri Tielemans berjuang untuk menampilkan penampilan yang konsisten untuk The Foxes.

Tapi, mereka bisa membalikkan keadaan dan memberi tekanan pada klub ‘Enam Besar’ Liga Premier musim ini.

Pelatih Brendan Rodgers adalah salah satu manajer terbaik di liga dan tahu bagaimana mengeluarkan yang terbaik dari timnya. Jika mereka terhindar dari cedera dan Maddison tampil konsisten, The Foxes akan kembali menjadi ancaman nyata bagi klub lain.

#3 Newcastle United

The Magpies menikmati paruh kedua musim yang brilian, di mana mereka mengumpulkan poin terbanyak ketiga di belakang Manchester City dan Liverpool. Di bawah asuhan Eddie Howe, mereka akan berharap untuk melanjutkan rekor positif itu musim ini dan berjuang untuk mendapatkan tempat di enam besar Liga Premier.

Sejauh ini, mereka telah merekrut Nick Pope dari Burnley dan Sven Botman dari Lille untuk memperkuat pertahanan mereka. The Magpies juga masih mencari tambahan pemain di posisi winger dan gelandang serang, dan itu akan menjadi sesuatu yang sangat berguna musim ini.

#4 Leeds United

Leeds lolos dari degradasi musim lalu dengan kemenangan di akhir pekan terakhir mereka melawan Brentford cukup untuk menjaga mereka di liga untuk musim berikutnya.

Simak :   Kisah Sam Kerr, Wanita Pertama yang Meliputi Game FIFA

Untuk meningkatkan skuat, Leeds mendatangkan Brenden Aaronson, Marc Roca dan Luis Sinisterra. Para pemain tersebut didatangkan sebagai pemain pengganti setelah kehilangan pemain kunci, dengan Kalvin Phillips pergi ke Manchester City dan Raphinha pergi ke Barcelona.

Leeds berharap rekrutan baru mereka cukup baik untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan para pemain di papan atas.

Dengan Jesse Marsch di pucuk pimpinan klub, mereka memiliki manajer berpengalaman dengan pendekatan taktis yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Marsch bisa berperan membawa Leeds setidaknya ke posisi yang memungkinkan mereka bermain di kompetisi Eropa.

(mochamad rahmatul haq/yul)

Leave a Comment