Home » Bola Indonesia » Kisah Villiam Vecchi, Mantan Asisten Carlo Ancelotti Meninggal di Usia 73 Tahun

Kisah Villiam Vecchi, Mantan Asisten Carlo Ancelotti Meninggal di Usia 73 Tahun

“Seseorang yang telah memberikan kontribusi besar bagi banyak kiper top dunia. Siapa dia? Ini profilnya.”

daftar mpocash

Viking NewsCarlo Ancelotti, AC Milan, dan Real Madrid sedang berduka. Penyebab, Villiam Vecchi meninggal pada Rabu (3/8/2022) malam waktu Italia, dalam usia 73 tahun. Siapa dia? Ini adalah profilnya.

orang kulit putih merilis pernyataan resmi di situs web terkait berita duka meninggalnya Villiam Vecchi. Mereka merasa hancur dan bersimpati dengan keluarga yang ditinggalkan. Tak lupa, doa dan ribuan terima kasih mereka sampaikan kepada Villiam Vecchi.

“Real Madrid, presiden klub dan Dewan Direksi sangat berduka atas meninggalnya Villiam Vecchi, pelatih kiper Real Madrid dari tahun 2013 hingga 2015. Real Madrid ingin menyampaikan belasungkawa dan mengirimkan cinta dan simpatinya kepada Real Madrid. keluarga, rekan satu tim, klub, dan orang-orang terkasih,” bunyi pernyataan Los Blancos.

“Selama dua musim sebagai bagian dari staf pelatih Real Madrid dengan Carlo Ancelotti sebagai pelatih, Villiam Vecchi menang Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Eropa, dan Copa del Rey. Semoga dia beristirahat dengan tenang,” kata klub dalam sebuah pernyataan.

Tentu ini menjadi kabar duka bagi keluarga Real Madrid di seluruh dunia. Karena, Villiam Vecchi memiliki banyak layanan untuk warga Stadion Santiago Bernabeu.

Villiam Vecchi adalah asisten Carlo Ancelotti yang berperan sebagai pelatih kiper. Dia berperan penting dalam kesuksesan Real Madrid dalam meraih kemenangan Persepuluhan. Sebagai pelatih kiper, saat itu ia harus menghadapi persaingan dua kiper terbaik Spanyol, Diego López dan Iker Casillas.

10 Pesepakbola Terkenal WAG dengan Beragam Selera Fashion dan Gaya

Mantan pelatih kiper AC Milan itu kemudian membagi tugas dengan tepat kepada Diego Lopez dan Iker Casillas. Diego Lopez dikhususkan untuk bermain di La Liga. Sedangkan Iker Casillas dimainkan untuk pertandingan Copa del Rey dan Liga Champions

Simak :   Kalvin Phillips berterima kasih kepada Marcelo Bielsa setelah transfer Man City

Itu adalah formula yang akhirnya berhasil. Real Madrid memenangkan Copa del Rey dan Liga Champions. Los Blancos juga menjadi penantang serius gelar La Liga hingga beberapa pekan terakhir.

Perkenalan Villiam Vecchi ke Real Madrid dimulai dari Carlo Ancelotti. Sama seperti Carletto, Villiam Vecchi juga berasal dari AC Milan. Dia lulus dari akademi klub merah-hitam. Dia melakukan debutnya untuk Rossoneri pada tahun 1967. Selanjutnya menjelma menjadi sosok yang sangat tangguh.

Selama tujuh tahun di San Siro, Villiam Vecchi adalah bagian dari tim yang menang Serie A, Piala Italia, Piala Super Italia, Piala Winners, dan Piala Interkontinental. Di kalangan fans AC Milan, ia dikenal sebagai “Pahlawan Tesalonika“Itu karena penampilannya yang spektakuler di final Piala Winners melawan Leeds United pada tahun 1973.

Villiam Vecchi pensiun pada tahun 1982 setelah bermain untuk SPAL, Seperti, dan Cagliari. Kemudian, ia beralih profesi menjadi pelatih kiper pada tahun 1995 dengan Reggiana sebagai klub pertamanya.

Ketika Carlo Ancelotti mulai bekerja di Parma, Villiam Vecchi diundang untuk bergabung. Di sana, dia melahirkan Gianluigi Buffon. Kemudian, ketika Carlo Ancelotti bekerja untuk Juventus dan AC Milan, Villiam Vecchi bergabung kembali. Di San Sirodia melahirkan kiper luar biasa lainnya dalam dirinya NelsonPembentukan.

Villiam Vecchi tiba di Real Madrid pada usia 64 tahun, mengikuti Carlo Ancelotti. Di sana, ia langsung melatih Iker Casillas, Diego Lopez, hingga… Keylor Navas. Dan, ketika Carlo Ancelotti pergi, Villiam Vecchi memutuskan untuk pensiun dan tidak bergabung pada periode kedua.

(atmaja wijaya/kamu)

Simak :   Stuart Pearce mengkritik aturan kewarganegaraan, menyinggung kasus Declan Rice

Leave a Comment