Home » Bola Indonesia » Kisah Lucas Silva, Dari Wonderkid Real Madrid Bermain di Kasta Kedua Brasil

Kisah Lucas Silva, Dari Wonderkid Real Madrid Bermain di Kasta Kedua Brasil

“Fans Real Madrid akan mengingat Lucas Silva. Ini beritanya sekarang…”

daftar mpocash

Viking News – Tahun 2015 Lucas Silva memiliki status Wonderkid Real Madrid. Tak lama berselang, gelandang kelahiran 16 Februari 1993 itu kini terdampar di kompetisi kasta kedua Brasil.

Maret 2022, Lucas Silva membagikan foto mengejutkan di media sosial. Ia memamerkan jahitan di wajah yang dialaminya setelah ditabrak ponsel. Itu dilemparkan oleh penggemar tim klub saingannya, Gremio Porto Alegre, yaitu Internacional Porto Alegre. Itu terjadi dalam derby lokal yang sangat panas.

“Hal menyedihkan lainnya tentang sepak bola kami. Dari begitu banyak yang telah kami lalui dan tampaknya telah membaik dalam beberapa hari terakhir,” tulis Lucas Silva di Twitter setelah insiden itu.

Itu adalah edisi terbaru dari karir berliku-liku Lucas Silva. Jika Anda seorang penggemar Real Madridpasti tahu bahwa Lucas Silva adalah pesepakbola yang pernah dianggap sebagai “hal besar berikutnya” di Stadion Santiago Bernabeu. Ia dianggap sebagai calon pemain terbaik di muka bumi.

Cerita dimulai ketika Lucas Silva terpilih sebagai gelandang terbaik Kejuaraan Serie A Brasil 2014. Kemudian, ia melakukan perjalanan panjang melintasi Samudra Atlantik menuju Spanyol. Transfer dari Cruzeiro adalah 14 juta euro (Rp218 miliar). Dia digambarkan sebagai pemain hebat masa depan oleh Carlo Ancelotti.

“Saya sangat senang dan termotivasi. Saya datang ke Real Madrid untuk belajar dan terutama untuk membantu mereka. Ini adalah klub terbaik di dunia. Saya telah mencintai Real Madrid sejak saya masih kecil. Saya sangat senang berada di sini. kota dan saya yakin saya akan hidup dengan sangat baik di sini,” kata Lucas Silva saat itu.

Simak :   Mengusung Misi Mulia, Lelang Bola Final Liga Champions Siapa Yang Mau Beli?

10 Pesepakbola Terkenal WAG dengan Beragam Selera Fashion dan Gaya

Lucas Silva melakukan debut La Liga pada Februari 2015. Kemudian, memasuki Liga Champions pertama, beberapa hari kemudian, bermain 90 menit dari kemenangan 2-0 atas Schalke 04 di babak 16 besar.

Namun, Lucas Silva dipinjamkan ke Marseille pada tahun 2014/2015. Berharap mendapatkan lebih banyak waktu bermain di tim utama, masalah Lucas Silva dimulai. Dia tidak bisa mempertahankan tempatnya di starting line-up. Kemudian, dia menolak untuk dipinjamkan ke Anderlecht. Itu membuat status tetap beku.

Lucas Silva kemudian kembali ke Real Madrid jelang musim 2015/2016. Namun, dia kembali dipinjamkan. Kali ini Sporting Lisbon.

Sayangnya, sebelum bermain di Portugal, Lucas Silva gagal menjalani tes medis. Mereka mendeteksi Detak jantung Lucas Silva tidak teratur. Akibatnya sangat fatal. Tidak hanya kepindahan Lucas Silva yang dibatalkan, tetapi seluruh karirnya juga tertunda.

Klarifikasi bahwa detak jantung yang tidak biasa bukanlah masalah serius dalam sepak bola memang memungkinkan Lucas Silva untuk melanjutkan karir bermainnya. Tapi, ternyata menjadi alasan kedua Real Madrid kembali meminjamkan Lucas Silva.

Pada Januari 2017, Lucas Silva kembali ke pelayaran dengan status pinjaman 2,5 tahun. Kemudian, ketika kontraknya dengan Real Madrid berakhir, ia diizinkan pergi sebagai agen bebas. Sayangnya, klub yang diperkuat Lucas Silva justru terdegradasi ke klub Campeonato Brasiliero Serie B.

“Saya berharap saya memiliki lebih banyak peluang di Madrid. Tapi, itu tidak mungkin. Saya belajar banyak di sana. Saya dianggap sebagai gelandang muda terbaik di Brasil ketika saya tiba di Spanyol. Jadi, saya harap itu akan berbeda. Tapi, saya jangan menyesali apa juga,” kata Lucas Silva.

Simak :   Momen Bersejarah PSM Diputar di Tanah Sulawesi Selatan untuk Pertama Kalinya Sejak Mattoanging Diruntuhkan

Lucas Silva kemudian bergabung dengan Gremio pada Januari 2020. “Saya sangat bangga dan sangat puas menerima tantangan mengenakan jersey hebat ini. Terima kasih atas kepercayaan Anda. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa tidak akan ada kekurangan komitmen, dedikasi, dan kerja keras. ,” kata Lucas Silva.

Sayangnya, sekali lagi, dewi keberuntungan menjauh dari Lucas Silva. Juara Libertadores dan finalis Piala Dunia Antarklub 2017 harus terdegradasi pada akhir musim 2021. Artinya, Lucas Silva dan Gremio akan bermain di kasta kedua pada musim 2022.

Mudah? Tentu saja. Pasalnya, beberapa klub tradisional Brasil juga ada di Campeonator Brasiliero Serie B. Itu termasuk Cruzeiro dan Vasco da Gama.

Sekarang Lucas Silva berusia 29 tahun. Dan, dia menjadi salah satu pemain senior di ruang ganti. Baru-baru ini dia juga membuat penampilan ke-100 untuk klub. Ini mungkin bukan karir yang seharusnya dia jalani. Tapi, jika dia bisa membantu Gremio kembali ke papan atas Brasil, Lucas Silva akan dikenang.

(diaz alvioriki/kamu)

Leave a Comment